![]() |
| logo Telkomsel |
Tentu saja Anda penasaran bagaimana proses rekrutmen Telkomsel GPTP nya. Perekrutan dilakukan di minimal 10 Universitas terbaik di Indonesia sebut saja, UI, UGM, ITB, kemudian ada juga USU, Unsri di Palembang, Universitas Hasanudin di Makassar, Universitas Cendrawasih di Jayapura dan Institut Telkom sendiri tentunya. Proses pertama adalah CV screening di mana waktu itu ada sekitar 800 pelamar (kata VP yang melakukan presentasi) dan ternyata ada sekitar 130an yang lolos CV screening. Tetapi hanya 100 yang mengikuti tes di ITB saat itu termasuk saya.
Mari kita mulai proses rekrutmennya. Pada saat itu, tidak ada metode eliminasi namun seluruh tes diadakan sampai selesai untuk semua partisipan. Berikut adalah prosesnya.
1. PSIKOTES
tes IQ
Tes IQ wajib, karena mewakili apakah Anda bisa berpikir menggunakan logika atau tidak. Tentu dalam bekerja, logika sangat penting apalagi jika memegang posisi yang penting. Tips dari saya adalah sering-seringlah mengerjakan soal-soal psikotes di buku yang bisa Anda beli di toko buku manapun, hal ini akan melatih otak Anda untuk terbiasa dan cepat dalam mengerjakan soal psikotes. Tes ini ada batas waktu sehingga selain ketepatan, Anda juga diharuskan untuk mengerjakan soal dengan tepat dalam waktu yang singkat.
tes Pauli
Tes yang melelahkan ini memang kadang menjengkelkan, sampai ketika saya menulis artikel ini, sudah 5x saya mengerjakan tes pauli dan sejenisnya. Tes ini menggambarkan apakah Anda adalah orang yang konsisten atau tidak. Jangan pada awal-awal saja Anda cepat tetapi setelah itu kelelahan dan kemudian melambat. Tes ini menggambarkan daya juang Anda dan jika Anda tidak terlalu mampu maka haruslah berlatih terlebih dahulu sebelum mengikuti psikotes di manapun. Tidak ada salahnya berlatih karena makin lama Anda akan semakin jago dan tes pauli adalah hal yang kecil buat Anda.
tes kepribadian
Tes kepribadian sangat penting karena kepribadian bergantung pada Anda apakah senang mengerjakan sesuatu atau tidak. Untuk pekerjaan marketing maka Anda haruslah orang supel,ceria, suka berkenalan dengan orang baru, suka berhadapan dengan orang banyak dsb. Untuk pekerjaan analyst tentu saja diutamakan adalah orang yang memang lebih suka bekerja di hadapan komputer dan lebih jarang berinteraksi dengan banyak orang. Sedikit tips, mulailah mengenali kepribadian Anda karena hal ini sangat penting bagi karir Anda. Anda dapat menentukan pekerjaan mana yang paling tepat dan membuat Anda tidak akan bosan mengerjakannya, hanya jika Anda tahu kepribadian Anda cocok dengan pekerjaan apa.
Banyak sekali tes kepribadian yang bisa Anda lakukan di internet seperti tes temperamen, tes papi, tes big five personality, MBTI dan lain lain.
Setelah menyelesaikan semuanya itu maka Anda sudah menyelesaikan tahap pertama. Jika lolos maka Anda akan dihubungi melalui email dan semoga berhasil.
2. INTERVIEW HRD dan USER
Estimasi saya yang lolos ke tahap interview bisa jadi sekitar 50% dari yang psikotes. Interview pada saat itu dilakukan di Wisma Mulia lt. 7 di jl Gatot Subroto, Jakarta. Jika Anda membawa mobil dari bandung maka dapat menggunakan jalan tol dalam kota dan keluar ke arah Kuningan,Matraman. Kemudian setelah lewat lampu merah pertama, maka tidak lama lagi di sebelah kiri Anda akan menemukan Wisma Mulia.
Di ruangan interview Anda akan bertemu dengan Vice President dan HRD yang akan mewawancarai Anda. Pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan pada saat itu kepada saya adalah seperti demikian:
1. Perkenalkan diri Anda dalam bahasa Inggris
2. Apa yang kamu ketahui tentang Telkomsel?
3. Apa saja produk telkomsel?
4. Posisi mana yang Anda lamar?
5. Kelebihan dan kelemahan Anda?
6. Melamar di mana saja selain Telkomsel?
7. Suka berhadapan dengan banyak orang?
8. Olahraga apa yang dilakukan?
9. Apa kalimat terakhir untuk menutup wawancara ini ?
10. Dan lain lain
Inti dari hal ini adalah Anda tidak boleh tidak menyiapkan. Anda sudah tahu seperti apa pertanyaan wawancara namun salah Anda jika gagal karena tidak melakukan persiapan. Saya sendiri gagal walaupun sudah melakukan persiapan. Namun permasalahan saya waktu itu ada di pemilihan posisi kerja, ketidakjelasan posisi kerja yang dibuka (hanya disebutkan GPTP) membuat saya bertanya-tanya dan mencari-cari apa sih posisi yang dibuka. Yang saya tahu hanyalah marketing, IT, accounting dan lain-lain. Namun dari list yang saya temukan tidak ada yang cocok dengan saya sehingga saya sendiri kebingungan ketika menjawab pertanyaan pewawancara.
3. MEDICAL CHECK UP
Jika Anda dipanggil untuk MCU maka dipastikan Anda telah lolos interview dan telah melewati tahap yang paling susah menurut saya. Namun tahap ini tidak menjamin Anda lolos ke tahap berikutnya. Standar perusahaan dalam hal kesehatan bisa berbeda - beda dan walaupun Anda merasa sehat ataupun secara klinis masuk standar sehat, mungkin saja standar yang ditetapkan perusahaan lebih tinggi.
4. OFFERING LETTER
Tahap ini adalah yang paling susah diterima karena bisa jadi sangat tidak sesuai dengan harapan Anda. Bukan masalah gaji, bukan masalah tunjangan atau fasilitas tetapi masalah domisili kerja Anda. Kota - kota besar sudah penuh tentunya dan Anda tidak memiliki pilihan lain selain ditempatkan di kota - kota kecil yang jauh dari tempat tinggal Anda sekarang. Namun, tidak berarti Anda harus menerimanya. Keputusan tetap di tangan Anda karena jika Anda ujung - ujungnya tidak bahagia jika bekerja di sana maka lebih baik dari awal tidak dilanjutkan. Just take it easy. Masih banyak kesempatan lain dan mungkin Tuhan ingin Anda bekerja di tempat yang lebih baik.
Anda juga jika menyukai suasana baru dan tidak terbentur masalah domisili, maka Telkomsel adalah perusahaan yang sangat bagus dan sedikit orang yang memiliki kesempatan untuk bisa bekerja di dalamnya.
Special Information
Ya, Anda akan mendapatkan informasi berharga dan paling menarik yaitu gaji dan jenjang karir. Jenjang karir di Telkomsel menurut saya sangat baik dan jika lancar maka Anda akan dibilang cukup sukses dalam karir profesional Anda.
Gaji Telkomsel untuk GPTP selama 6 bulan pertama adalah Rp. 4.300.000,- di mana Anda dapat pulsa kartu Halo sebesar Rp. 500.000,- , asuransi kesehatan dan makan siang.
Jika lulus dari program trainee tersebut maka akan menjadi pegawai tetap dengan gaji sekitar 6 juta rupiah. Eit, dengan bonus yang sangat lumayan yaitu minimal setahun minimal dapat 18x gaji, jika kinerja baik maka dapat 24x gaji. Ibarat minimal gaji 9 - 12 juta sebulan. Tentunya ini akan membuat Anda makmur.
Jenjang karir di Telkomsel sangat baik seperti kata saya tadi. Dalam 3 tahun Anda akan dipromosikan menjadi supervisor, kemudian setelah 3 tahun menjadi manager, 3 tahun menjadi GM dan 3 tahun menjadi Vice president. Dalam 12 tahun sudah bisa menjadi vice president jika Anda lancar. Bahkan Anda bisa dipromosikan dalam waktu 2 tahun jika Anda memiliki kinerja yang sangat baik.
Mendapatkan pekerjaan di Telkomsel sangat layak untuk diperjuangkan, terlebih lagi bahwa Telkomsel adalah karya anak negeri meskipun sebagian sahamnya dimiliki oleh Singtel. Produk asli Indonesia seperti ini sangat patut untuk menjadi besar dan lebih berkembang lagi dibandingkan perusahaan asing. Semoga sukses selalu dan saya mendoakan Anda agar mendapatkan pekerjaan yang paling tepat sesuai dengan kepribadian Anda.

